Lantik Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah, Wagub Ingatkan Pejabat Layani Masyarakat Sepenuh Hati
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA
-
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi memimpin Upacara Pelantikkan dan
Pengambilan Sumpah Janji dalam Jabatan Fungsional dan Penyerahan Keputusan
Pengangkatan Guru sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Provinsi
Kaltim, Rabu (27/7/2022).
Upacara di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Badan
Kepegawaian Daerah Kaltim, dihadiri Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim H Riza
Indra Riadi, Kepala BKD Kaltim Diddy Rusdiansyah serta kepala perangkat daerah
di lingkup Pemprov Kaltim.
Tegas dalam arahannya, Wagub Hadi Mulyadi
mengingatkan seluruh pejabat dan guru yang dilantik bahwa jabatan bukanlah
suatu kemuliaan tapi sebuah amanah.
"Karena jabatan itu amanah bukan
kemuliaan, maka jangan sombong. Jangan pernah sombong jadi pejabat," tegas
Wagub Hadi Mulyadi.
Kembali orang nomor dua Benua Etam ini
menegaskan apa pun jabatan yang diterima, hendaknya dijalankan dengan semangat
bekerja dan pengabdian serta dilaksanakan penuh tanggungjawab.
Sebab diakuinya, sering dirinya menerima
laporan dan saran terkait adanya pejabat yang sombong dan tidak menjalankan
amanah yang diembankan secara baik dan benar.
Bahkan tidak sedikit pula lanjutnya,
masyarakat mengeluhkan ulah pejabat yang sulit ditemui hingga ada yang sengaja
tidak mau ditemui.
Yang membuat kesal, ungkapnya, ada seseorang
yang dicari dua minggu bahkan satu bulan tidak juga bisa ditemui.
"Ini contoh prilaku seorang yang tidak
baik mengemban amanah. Tidak saja pebajat ASN, tapi dosen termasuk kepala sekokah," tegasnya lagi.
Karenanya, mantan legislator Karang Paci dan
Senayan ini pun meminta pejabat fungsional dan guru yang diangkat menjadi
kepala sekolah agar benar-benar memahami amanah yang diberikan kepada mereka.
"Kembali saya ingatkan jangan sombong,
tapi berusahalah melayani masyarakat sepenuh hati dan maksimal. meski waktu dan
tenaga kita terbatas," pesan suami Hj Erni Makmur ini.
Pelantikkan dan pengambilan sumpah janji
diikuti pejabat fungsional 26 orang, guru 36 orang (diangkat Kepala SMA/SMK)
dan widyaiswara ahli utama 1 orang (mantan Sekkot Samarinda Dr Sugeng
Chaeruddin).(mar)